Sabtu, 22 Oktober 2011

bacaan hari ini

Sistem TI Sewa dari China

Tiga Cabang Bersikeras Menolak Pemenang Tender Sistem TI

KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM

Jakarta, Kompas - Masalah sistem teknologi informasi serta alat pencatat waktu dan skor untuk SEA Games bisa dipecahkan dengan menyewa peralatan dan operator dari China. Peralatan beserta operator harus tiba secepatnya di Indonesia supaya siap dipakai di seluruh arena.

Seperti diberitakan, alat pencatat waktu dan skor dari perusahaan penyedia peralatan olahraga, Swiss Timing, yang dipakai di arena menembak, akuatik, dan atletik belum terintegrasi dengan sistem operasi perusahaan pemenang tender TI untuk SEA Games. Perusahaan pemenang tender TI, yang diadakan Kementerian Pemuda dan Olahraga, itu adalah perusahaan WSL asal Malaysia.

Adapun untuk 41 cabang lain masih diupayakan pengadaan alat pencatat waktu dan skor berikut sistem TI-nya.

Deputi I Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (Inasoc) Bidang Sports and Venues Djoko Pramono, Kamis (20/10), mengutarakan, solusi masalah TI serta pencatatan waktu dan skor adalah menyewa peralatan dan operatornya sebanyak 200 orang dari perusahaan swasta di Beijing, China. Perusahaan itu berpengalaman menangani sistem TI serta pencatatan waktu dan skor di Asian Games. Sistem yang disewa dari China itu juga sudah terintegrasi dengan Swiss Timing.

Menurut Djoko, sistem TI serta peralatan pencatat waktu dan skor harus sudah terpasang di seluruh arena pada 4 November 2011.

"Mereka sanggup menyiapkan sistem TI serta peralatan pencatat waktu dan skor dalam waktu yang sempit. Namun, mereka mengajukan syarat, peralatan dan operator harus diangkut menggunakan pesawat. Sekarang permintaan pesawat itu sedang dibicarakan. Solusi sudah ada, tinggal keputusan para pemimpin, ya atau tidak," kata Djoko.

Menurut Djoko, seharusnya vendor yang menjadi pemenang tender adalah vendor yang memiliki kemampuan. "Sekarang waktu tinggal sedikit, tetapi vendor tidak menguasai," katanya.

Djoko mengungkapkan, pada Jumat ini di Palembang akan dilangsungkan uji coba mengintegrasikan alat pencatat waktu dan skor dari Swiss Timing dengan sistem operasi dari WSL.

"Menurut vendor, sistem operasi mereka bisa terintegrasi dengan Swiss Timing," ujar Djoko.

Tetap menolak

Tiga pengurus cabang olahraga, yang dipertandingkan di Palembang, bersikeras menolak perusahaan WSL jika perusahaan itu tak dapat mengintegrasikan sistem operasi dengan Swiss Timing yang digunakan di cabang akuatik, atletik, dan menembak.

"Integrasi sistem dengan Swiss Timing mutlak diperlukan agar hasil SEA Games tetap dapat digunakan untuk kualifikasi Olimpiade London 2012," kata Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumsel Ahmad Rizal, Kamis, di Palembang.

Menurut Rizal, PT Maxxima (perwakilan perusahaan WSL asal Malaysia yang memenangkan tender TI) meminta tiga syarat untuk dapat mengintegrasikan sistemnya dengan Swiss Timing, yaitu interface, database, dan protocol. Hal ini tak dapat diterima karena seharusnya ketiga syarat tersebut sudah ditanggung pemenang tender.

Sekretaris Umum PRSI Sumsel Johannes Indradjaja mengatakan, ketidakcocokan sistem akan membuat waktu dan skor pertandingan tidak terpampang langsung di arena dan bahkan tak dapat disiarkan langsung. Padahal, keduanya merupakan syarat untuk penilaian kualifikasi Olimpiade London 2012.

Dapat atau tidaknya kedua sistem tersebut terintegrasi akan dipastikan Jumat ini melalui pertemuan antara Swiss Timing, WSL, dan para pengurus cabang olahraga. "Jika ternyata tidak dapat digunakan, kami siap gunakan alternatif lain, jika perlu mungkin menyewa perusahaan lain," ujar Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesi Sumsel Zulfaini M Ropi.

Sekretaris Umum Perbakin Sumsel Dolok Saribu mengatakan, cabang olahraga menembak membutuhkan pengukuran yang sangat teliti. Nilai petembak dan petembak lainnya bisa terpaut satu atau dua angka di belakang koma. Karena itu, sistem Swiss Timing sangat diperlukan karena mempunyai ketelitian yang sangat tinggi. (IRE/WAD)

Sumber: Kompas.com

>> miris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tentang saya

Foto saya
Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika