www.wfp.org/.../FSVA%20of%
Blog ini sebagai suplemen informasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, program komputer, informasi untuk Pendidikan Tinggi. Selain itu mengutip dan mensharing dari berbagai sumber yang terkait.
Minggu, 12 Oktober 2014
Peta Ketahanan Pangan NTT
pemetaan ketahanan pangan, contohnya seperti di alamat berikut:
www.wfp.org/.../FSVA%20of% 20Nusa%20Tenggara%20Timur% 20201.
www.wfp.org/.../FSVA%20of%
Arsip Jurnal
(apologies for cross listing)
EPPM-Journal, 2(2): free downloads
ISSN 2221-6529 (Print), ISSN 2223-8379 (Online)
It is free to download papers published in EPPM-Journal.
Aims and Scope: The Journal of Engineering, Project, and Production Management (EPPM-Journal) is an international research journal publishing original research papers. The journal aims to advance the cross-disciplinary sciences in these three fields.
Call-for-Papers: EPPM-Journal is multidisciplinary in nature, considering all topics related to engineering management, project management, and production management. No publication fee is required for publishing papers in this Journal.
Author Guide: http://www.ppml.url.tw/EPPM_ Journal/submission.htm
Volume 2 / Number 2 / July 2012
Table of Contents
Editorial
Ko, C. H. (2012). Project and Production Management in the Construction Industry. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 56.
Project Management
Ibrahim, Y. M., Ibrahim, A. D., and Chindo, P. G. (2012). Determination of Optimum Frame Rates for Observation of Construction Operations from Time-Lapse Movies. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 57-65.
Dada, M. O. (2012). Analysis of Conflict Centers in Projects Procured with Traditional and Integrated Methods in Nigeria.Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 66-77.
Production Management
Lennartsson, M. and Björnfot, A. (2012). Production Resource Management in the Industrialised House-Building Supply Chain. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 78-87.
Project and Production Management
Kalsaas, B. T. (2012). The Last Planner System Style of Planning: Its Basis in Learning Theory. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 88-100.
Ko, C. H. and Chen, Y. C. (2012). Evaluating Production Time Buffer for Precast Fabrication. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 2(2), 101-111.
__._,_.___
Sebuah Kutipan untuk direnungkan
Renungan buat kita:
The Death of Samurai : Robohnya Sony, Panasonic, Sharp, Toshiba dan Sanyo
Bulan lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian trilyunan rupiah. Harga-harga saham mereka roboh berkeping-keping. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya lantaran sudah hampir kolaps. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya mungkin akan bangkrut (setelah produk televisi mereka juga mati).
Adakah ini pertanda salam sayonara harus dikumandangkan? Mengapa kegagalan demi kegagalan terus menghujam industri elektronika raksasa Jepang itu? Di Senin pagi ini, kita akan coba menelisiknya.
Serbuan Samsung dan LG itu mungkin terasa begitu telak. Di mata orang Jepang, kedua produk Korea itu tampak seperti predator yang telah meremuk-redamkan mereka di mana-mana. Di sisi lain, produk-produk elektronika dari China dan produk domestik dengan harga yang amat murah juga terus menggerus pasar produk Jepang. Lalu, dalam kategori digital gadgets, Apple telah membuat Sony tampak seperti robot yang bodoh dan tolol.
What went wrong? Kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu jadi seperti pecundang? Ada tiga faktor penyebab fundamental yang bisa kita petik sebagai pelajaran.
Faktor 1 : Harmony Culture Error. Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang mengangungkan harmoni dan konsensus.
Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo.
Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya tragedi).
Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati : dijadikan tumbal demi menjaga “keindahan budaya harmoni”. Ouch.
Faktor 2 : Seniority Error. Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan.
Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan.
Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia : di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman.
Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi ? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati.
Faktor 3 : Old Nation Error. Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun.
Implikasinya : mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu. Kategori karyawan yang sudah menua.
Disini hukum alam berlaku. Karyawan yang sudah menua, dan bertahun-tahun bekerja pada lingkungan yang sama, biasanya kurang peka dengan perubahan yang berlangsung cepat. Ada comfort zone yang bersemayam dalam raga manajer-manajer senior dan tua itu.
Dan sekali lagi, apa artinya itu bagi nafas inovasi? Sama : nafas inovasi akan selalu berjalan dengan tersengal-sengal.
Demikianlah, tiga faktor fundamental yang menjadi penyebab utama mengapa raksasa-raksasa elektronika Jepang limbung. Tanpa ada perubahan radikal pada tiga elemen diatas, masa depan Japan Co mungkin akan selalu berada dalam bayang-bayang kematian.
salam,
Anang Hartanto
Jurnal
(apologies for cross listing)
EPPM-Journal, 3(1): free downloads
ISSN 2221-6529 (Print), ISSN 2223-8379 (Online)
It is free to download papers published in EPPM-Journal.
Aims and Scope: The Journal of Engineering, Project, and Production Management (EPPM-Journal) is an international research journal publishing original research papers. The journal aims to advance the cross-disciplinary sciences in these three fields.
Call-for-Papers: EPPM-Journal is multidisciplinary in nature, considering all topics related to engineering management, project management, and production management. No publication fee is required for publishing papers in this Journal.
Author Guide: http://www.ppml.url.tw/EPPM_ Journal/submission.htm
Editorial
Gidado, K. (2013). Engineering, Project, and Production Management: Lessons Learnt from Each Other. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 1.
Engineering Management
Panjehpour, M., Ali, A. A. A., and Voo, Y. L. (2013). Structural Insulated Panels: Past, Present, and Future. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 2-8.
Project Management
Farinloye, O., Odusami, K., and Adewunmi, Y. (2013). Theft and Vandalism Control Measures on Building Sites in Lagos, Nigeria. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 9-21.
Production Management
Kabir, G. and Sumi, R. S. (2013). Integrating Fuzzy Delphi with Fuzzy Analytic Hierarchy Process for Multiple Criteria Inventory Classification. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 22-34.
Morrey, N., Pasquire, C., and Dainty A. (2013). Developing A Strategy to Enact Lean. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 35-45.
Project and Production Management
Mariz, R. N., Picchi, F. A., Granja, A. D., and Melo, R. S. S. (2013). Production Cells in Construction: Considering Time, Space and Information Linkages to Seek Broader Implementations. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 3(1), 46-55.
__._,_.___
Langganan:
Komentar (Atom)
tentang saya
- skyfromKayuPutih
- Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika