Sabtu, 23 Januari 2010

TIPS MENGHINDARI PEMBOBOL ATM

Kasus seperti ini sudah terjadi di seluruh dunia. Dinas Kepolisian di kampus Universitas Texas di Austin, Amerika Serikat, memperlihatkan bagaimana mesin pembobol ATM itu dipasang.
Bentuk mesinnya seperti ini urutan gambarnya:
1. Bentuk Mesinnya..
2. Lihat tampilan mesin penjiplak kartu ATM itu. Mesin ini bisa menyesatkan bagi pengguna ATM yang awam. Begitu kartu ATM di masukkan, mesin akan mengambil data ke
kartu.
3. Bisa menjiplak kartu tanpa mengetahui password, akan sia-sia. Maka pembobol memasang kamera kecil untuk mengetahui nomor yang dipijit nasabah.
4. Kamera kecil itu dipasang di kotak brosur yang ditempel pada dinding samping mesin ATM. Begini tampilannya. Ada pula yang mesinnya berbeda dan pernah terungkap. Pembobol itu, selain memasang pembaca kartu, juga memasang layar palsu--sebuah laptop layar sentuh--di depan layar mesin ATM. Layar ini sekilas tidak berbeda dengan layar biasa.
Begitu kartu dimasukkan, akan disalin data
kartu ATM. Sedang pengguna diminta menggunakan layar sentuh itu, bukan tombol konvensional. Begitu memijit pasword di layar sentuh, data password akan tersimpan bersama dengan data kartu ATM yang sudah disimpan.

Layar laptop kemudian menyatakan bahwa ATM sedang rusak. Pengguna ATM pun menerima kartunya kembali, yang telah dijiplak.

Agar Anda tidak menjadi korban, lakukan hal ini:

1. Pastikan mesin ATM memiliki kamera keamanan. Kamera itu mesti menghadap ke wajah pengguna mesin ATM.

2. Pilih ATM yang menggunakan penutup tombol angka untuk password dan masukan data lain.

3. Jika tidak ada
penutup tombol, tutupi tangan Anda saat memijit pasword ATM.

4. Mesin pembobol ATM bakal nongol beberapa sentimeter dari layar ATM asli. Jika curiga dengan mesin ATM tersebut, jangan dipakai.

5. Jika mesin ATM menelan kartu, segera laporkan ke bank.

6. Jangan menerima bantuan dari siapapun yang tidak Anda kenal jika ada masalah dengan mesin ATM. Atau jika mereka mengatakan sebelumnya mereka mendapat masalah yang sama dan meminta nomor pasword dipijit ulang, jangan dituruti. Lebih baik pergi.

7. Jika berbelanja dengan kartu ATM, jangan biarkan kartu itu dibawa kasir tanpa Anda lihat.

8. Anda ragu bahwa kartu dijiplak? Ganti password sekarang juga!
Gambar2 selanjutnya yang ada TITIK HITAM nya..Ternyata itu adalah sebuah kamera yang dipasang untuk merekam Anda saat memasukkan PIN ATM.Juga terdapat sebuah alat skimming, merekam data yang ada pada kartu anda
Dibeberapa kasus menggunakan keypad palsu yang ditempelkan diatas keypad angka asli pada ATM tersebut untuk merekam PIN yang Anda
masukkan.

Nama baru untuk Anda!

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.

Cepat sebelum diambil orang lain!

Senin, 18 Januari 2010

Ranking 2 pertumbuhan FB di Indonesia

FYI

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengguna Facebook di Indonesia tumbuh begitu cepat, dan saat ini menempati urutan pertumbuhan tercepat kedua di dunia dari sisi jumlah pengguna. Indonesia hanya kalah dari AS yang juga merupakan pengguna Facebok terbanyak di dunia.

Berdasarkan survei Inside Facebook yang dilakukan eMarketer, jumlah pengguna Facebook di Indonesia naik 1.431.160 juta pengguna dalam sebulan terakhir. Pada 1 Desember 2009, e-marketer mencatat jumlah pengguna Facebook di Indonesia 13.870.120 pengguna, sedangkan pada 1 Januari 2010 sebesar 15.301.280 pengguna. Indonesia hanya satu peringkat di bawah AS yang mencatat kenaikan jumlah pengguna 4.576.220 pengguna dalam periode yang sama dari 98.105.020 menjadi 102.681.240 pengguna.

Meski demikian, persentase kenaikan jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai dua kali lipat AS. Indonesia naik 10 persen, sedangkan AS hanya 5 persen. Kenaikan 10 persen termasuk persentase pertumbuhan tertinggi di dunia. Selain Indonesia, beberapa negara yang mencapai kenaikan dengan persentase 10 persen antara lain Filipina dan Malaysia.

Gerakan Dunia Maya Tidak Boleh Diremehkan

FYI

KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2009 lalu, Indonesia diwarnai oleh karut-marutnya masalah penegakan hukum. Kasus-kasus hukum yang disalahgunakan oleh oknum aparat, ketidakadilan penerapan hukum di masyarakat, sampai masalah hukum yang dimanipulasi untuk sekadar memenuhi keadilan prosedural muncul sepanjang tahun itu.

Masih hangat dalam ingatan kita, kasus-kasus seperti penahanan Bibit-Candra (pimpinan KPK) yang tidak sesuai dengan prosedur hukum karena ditengarai ada penyalahgunaan kewenangan pihak kepolisian untuk melemahkan KPK. Kasus Prita Mulyasari yang tidak mendapat keadilan hukum, atau bahkan kasus Nenek Minah yang menjadi korban aparat sekaligus penerapan hukum itu sendiri.

Menariknya, seiring munculnya kasus-kasus hukum tersebut, muncul pula gerakan-gerakan masyarakat sipil yang memprotes bahkan menentang ketidakadilan dalam penegakan hukum. Gerakan masyarakat sipil ini pun semakin berkembang sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi. Jika sebelumnya masyarakat cenderung melakukan gerakan-gerakan nyata dalam bentuk aksi-aksi demonstrasi, saat ini, dengan memanfaatkan kemudahan akses internet yang ada, masyarakat menyuarakan aspirasinya melalui situs-situs jejaring sosial yang ada seperti Facebook dan Twitter.

Fenomena "gerakan lewat dunia maya" ini pun ternyata tak bisa diremehkan karena justru terbukti efektif memberikan pencerahan dalam berbagai kasus hukum yang ada. Contohnya saja dalam kasus Prita Mulyasari. Gerakan mendukung Prita Mulyasari yang sempat ramai disuarakan dalam situs jejaring Facebook ternyata mampu mendorong terwujudnya gerakan nyata berupa aksi pengumpulan koin untuk Prita hingga pada akhirnya sedikit banyak berpengaruh pada proses penyelesaian kasusnya.

Terkait fenomena baru gerakan masyarakat dalam penegakan hukum ini, Peneliti Hukum The Habibie Center Lilis Mulyani berpendapat bahwa fenomena gerakan-gerakan masyarakat melalui dunia maya seperti itu saat ini justru terbukti efektif sebagai alat kontrol penegakan hukum di Indonesia.

"Gerakan-gerakan masyarakat melalui dunia maya seperti itu memang luar biasa efeknya kalau kita lihat pada kasus-kasus yang ada. Cara ini memang baru, namun cara ini membuktikan bahwa di Indonesia masyarakat masih menjadi alat kontrol penegakan hukum yang paling ampuh," katanya saat ditemui Kompas.com di Kantor The Habibie Center, Jakarta, Kamis (14/1/2010).

Intinya, kata Lilis, para penegak hukum harus mulai sadar bahwa gerakan di dunia maya tidak boleh diremehkan, apalagi jika sudah terkoneksi dengan dunia nyata.

C20-09

Sabtu, 16 Januari 2010

Lulusan TI banyak mengecewakan

Sebagai bahan Refleksi kita

Andrian Fauzi - detikinet

Bandung - Banyak calon pelamar kerja di bidang teknologi informasi (TI) yang punya nilai akademis bagus. Namun anehnya, para pelamar ini banyak juga yang dianggap belum mampu menjawab kebutuhan perusahaan.

Fakta ini terungkap dalam ajang kesempatan pencarian kerja yang di gelar JobsDB Career Expo 2010 di Sasana Budaya Ganesha, Tamansari, Bandung.

"Banyak pelamar tidak seperti yang kita harapkan. Kita sering kecewa," ungkap Ahmad Bagus Santoso, Human Resource Departement PT Indocyber Global Teknologi kepada detikINET di sela acara itu, Sabtu (16/1/2010).

Dijelaskan oleh Bagus, demikian ia akrab disapa, kekecewaan perusahaan disebabkan banyaknya pencari kerja yang hanya bagus secara akademis. Namun saat diuji pengetahuan dasarnya, justru banyak yang tidak bisa.

"IPK (indeks prestasi)-nya tinggi, bagus secara kualifikasi. Tapi saat ditanya hal yang dasar, yang menurut kami mereka mengusainya, mereka tidak bisa. Dan banyak yang seperti ini," demikian katanya.

Dari hasil analisanya, faktor ini disebabkan mutu lulusan perguruan tinggi yang cenderung instan. Kurikulum yang ada di kampus sering kali tidak mengikuti kebutuhan industri, khususnya untuk bidang TI.

"Mungkin karena mereka sekarang cenderung instan, jadi saat ditanya hal yang sangat dasar mereka tidak bisa menjawabnya, " lanjut Bagus.

Dalam pameran tenaga kerja kali ini, ada sekitar 70 perusahaan yang ikut serta. Pada hari pertama, ajang ini dihadiri oleh 5.000 pencari kerja. Ajang ini sendiri berlangsung di Bandung hingga Minggu (17/1/2010).

Sumber: detik.com

tentang saya

Foto saya
Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika