>Peringatan bagi pengguna blogger ....:(
KOMPAS.com - Saat aktivitas ngeblog mulai populer beberapa tahun lalu, layanan Blogger.com sempat dominan apalagi sejak dibeli Google dan menyediakan blog dengan subdomain nama pengguna di depan domain Blogspot.com. Lama tak terdengar, Blogger.com dilaporkan mati tak dapat diakses.
Pasukat Milala, penulis di Kompasiana melaporkan, Jumat (13/5/2011) pagi ini, alamat web layanan blog tersebut tak dapat diakses. Halaman yang biasanya digunakan untuk login tersebut hanya menampilkan tulisan "Blogger saat ini tidak tersedia". Di bawah tulisan tersebut ada keterangan "Blogger tidak tersedia saat ini. Kami mohon maaf atas terganggunya layanan ini."
Pengunjung halaman depan Blogger.com itu juga disarankan agar mengunjungi halaman Blogger Status untuk informasi detail tambahan. Namun, di halaman tersebut juga tidak ditemukan informasi tambahan karena di sana hanya ditampilkan, "Maafkan kami, tapi kami tidak dapat menyelesaikan permintaan Anda."
Informasi baru dapat diperoleh dari Forum Blogger Support. Di sana banyak laporan mengenai keberadaan Blogger yang tidak tersedia tersebut. Dari Forum Blogger Support banyak juga laporan bukan sekedar halaman Blogger.com yang tidak dapat diakses, tapi beberapa orang diantaranya melaporkan bahwa halaman blog mereka juga tidak bisa berfungsi. Selain itu, ada juga yang melaporkan bahwa postingan terakhir mereka hilang setelah kejadian Blogger tidak tersedia.
"Kami minta maaf karena pengguna tidak dapat menulis di Blogger saat ini. Kami tengha melakukan perbaikan sejak malam lalu dan hasilnya, tulisan dan komentar dari semua pengguna yang dibuat setelah jam 07.37 PDT pada 11 Mei 2011 dihapus. Sekali lagi, kami minta maaf atas kejadian ini dan insinyur-insinyur kami bekerjakeras untuk mengembalikan Blogger ke kondisi normal dan memulihkan kembali tulisan dan komentar," tulis salah seorang mengatasnamakan Tim Blogger. (Kompasiana/Pasukat Milala)
Blog ini sebagai suplemen informasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, program komputer, informasi untuk Pendidikan Tinggi. Selain itu mengutip dan mensharing dari berbagai sumber yang terkait.
Senin, 16 Mei 2011
Blogger.com Akan Ditutup Juni 2011
> hmmm., jika jadi siap2 beralih ke wordpress ne...
JAKARTA, KOMPAS.com — Proses perbaikan layanan Blogger.com tak kunjung usai sejak dilakukan pada tanggal 11 Mei 2011. Spekulasi pun mulai bermunculan di internet. Kabar yang saat ini tengah berembus, perbaikan paling lama sepanjang sejarah Blogger.com ini terkait rencana bahwa layanan tersebut akan segera ditutup pada 25 Juni 2011.
Seperti dilansir situs Softpedia, memang benar akan dilakukan penutupan terhadap layanan Blogger pada bulan Juni mendatang. Tapi tenang dulu. Layanan Blogger yang ditutup tersebut bukanlah secara menyeluruh, melainkan akun Blogger lama yang mendaftar sebelum tahun 2007 dan sampai sekarang belum mengintegrasikan akun Blogger mereka dengan akun Google.
Sebelum Blogger diakuisisi Google, layanan tersebut memang menggunakan sistem akun sendiri sampai tahun 2006. Setelah proses akuisisi dilakukan, baru akun baru mulai diberlakukan dan pengguna diminta melakukan migrasi pada tahun 2007.
Selama empat tahun itu ternyata integrasi tidak dilakukan secara otomatis sehingga pada akhirnya Blogger memutuskan akan segera menghapus dukungan bagi akun pengguna lama. Tidak hanya akan lama yang berhenti bekerja, tetapi blog yang terkait dengan pengguna lamanya pun tentu juga akan segera dihapus jika penggunanya tidak segera bermigrasi ke sistem yang baru pada 25 Juni 2011.
Sebelumnya, Google juga menghadapi masalah yang sama di YouTube dan telah mengeluarkan peringatan serupa baru-baru ini. Mereka meminta para penggunanya untuk memiliki akun Google terlebih dahulu.
Menurut informasi yang beredar, sebelum proses penutupan akun lama Blogger dilakukan, akan ada keterangan lebih lanjut sebelum 25 Juni 2011. (Kompasiana/Pasukat Milala)
JAKARTA, KOMPAS.com — Proses perbaikan layanan Blogger.com tak kunjung usai sejak dilakukan pada tanggal 11 Mei 2011. Spekulasi pun mulai bermunculan di internet. Kabar yang saat ini tengah berembus, perbaikan paling lama sepanjang sejarah Blogger.com ini terkait rencana bahwa layanan tersebut akan segera ditutup pada 25 Juni 2011.
Seperti dilansir situs Softpedia, memang benar akan dilakukan penutupan terhadap layanan Blogger pada bulan Juni mendatang. Tapi tenang dulu. Layanan Blogger yang ditutup tersebut bukanlah secara menyeluruh, melainkan akun Blogger lama yang mendaftar sebelum tahun 2007 dan sampai sekarang belum mengintegrasikan akun Blogger mereka dengan akun Google.
Sebelum Blogger diakuisisi Google, layanan tersebut memang menggunakan sistem akun sendiri sampai tahun 2006. Setelah proses akuisisi dilakukan, baru akun baru mulai diberlakukan dan pengguna diminta melakukan migrasi pada tahun 2007.
Selama empat tahun itu ternyata integrasi tidak dilakukan secara otomatis sehingga pada akhirnya Blogger memutuskan akan segera menghapus dukungan bagi akun pengguna lama. Tidak hanya akan lama yang berhenti bekerja, tetapi blog yang terkait dengan pengguna lamanya pun tentu juga akan segera dihapus jika penggunanya tidak segera bermigrasi ke sistem yang baru pada 25 Juni 2011.
Sebelumnya, Google juga menghadapi masalah yang sama di YouTube dan telah mengeluarkan peringatan serupa baru-baru ini. Mereka meminta para penggunanya untuk memiliki akun Google terlebih dahulu.
Menurut informasi yang beredar, sebelum proses penutupan akun lama Blogger dilakukan, akan ada keterangan lebih lanjut sebelum 25 Juni 2011. (Kompasiana/Pasukat Milala)
Buat yang sering berlama-lama di depan komputer
> tips yang bagus.... tips yang terakhir sepertinya lebih alami dan berkhasiat
bagaimana yang tidak suka tomat atau wortel ?
Mata Sehat Depan Komputer
Yahoo NewsOleh Kristian Tjahjono | Yahoo News – Sen, 9 Mei 2011
Melakukan berbagai kegiatan di depan komputer, baik untuk bekerja maupun sekadar menikmati hiburan, sering membuat kita lupa waktu. Padahal, terlalu lama menatap layar komputer memiliki efek yang merugikan bagi mata kita.
Penelitian dari London Hazards Centre menemukan, sekitar 70 persen orang yang bekerja di depan layar komputer selama lebih dari 6 jam per hari mengalami gangguan penglihatan.
Sementara itu, Berkeley School of Optometry Amerika Serikat melaporkan, sekitar 30 persen anak sekolah di Amerika Serikat mengalami stres pada mata karena terlalu lama menggunakan komputer.
Tidak ada bukti atau kasus yang menunjukkan bekerja di depan layar komputer akan mengakibatkan kerusakan permanen pada mata. Tapi yang pasti, bekerja terlalu lama tanpa istirahat di depan komputer akan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan.
Kenali gejalanya
Jika Anda harus berkutat dengan layar komputer untuk durasi yang cukup lama dalam satu hari (lebih dari 5 jam), maka waspadai gejala Computer Vision Syndrome (CVS) berikut:
• Kelelahan pada mata
• Mata kering
• Mata gatal atau terasa panas
• Sensitif terhadap perubahan cahaya
• Pandangan ganda atau berbayang
• Kepala pusing
Sebagai tambahan, mengingat definisi komputer semakin meluas, maka saya memasukkan smartphone, perangkat game seperti PSP dan Nintendo DS, serta tablet PC ke dalam kategori layar komputer karena pengguna perangkat-perangkat tersebut memiliki pola penggunaan yang serupa dengan komputer.
Kurangi efek CVS
Kebanyakan masalah gangguan mata akibat layar komputer biasa terjadi saat bekerja, baik di kantor maupun di rumah. Bagi generasi muda, gangguan tersebut dapat terjadi akibat bermain game komputer terlalu lama.
Untuk mengurangi efeknya, Anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:
• Minum air putih yang cukup selama Anda bekerja. Sekali lagi, air putih. Bukan teh, kopi, atau minuman lain.
• Hindari tiupan angin pendingin udara langsung ke mata. Sediakan tetes mata untuk melembapkan mata.
• Istirahatkan mata selama lima menit setiap 30 menit. Anda bisa melatihnya dengan melihat obyek yang jaraknya bervariasi.
• Aturlah tingkat kecerahan dan kontras pada layar agar tidak terlalu terang dan nyaman di mata.
• Atur agar layar mengarah pada sudut yang optimal dan jagalah jaraknya supaya tidak terlalu dekat dengan mata.
• Pastikan pencahayaan yang ada cukup memadai di ruang kerja Anda.
• Bagi yang sering membaca teks, pastikan ukuran teks cukup besar sehingga mata tidak cepat lelah.
• Pastikan asupan nutrisi, terutama vitamin A, memadai. Jika kurang, konsumsilah makanan yang kaya akan vitamin A seperti tomat, wortel, dan sebagainya.
Walaupun penurunan fungsi penglihatan bisa diatasi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak, mata yang sehat dan bebas dari alat bantu jauh lebih baik. Bagi yang susah atau sering lupa mengistirahatkan mata, ingatlah selalu bahwa kesehatan merupakan hal yang amat berharga. Setuju?
Kristian Tjahjono, menulis tentang teknologi konsumen sejak tahun 2003, pendiri situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.
bagaimana yang tidak suka tomat atau wortel ?
Mata Sehat Depan Komputer
Yahoo NewsOleh Kristian Tjahjono | Yahoo News – Sen, 9 Mei 2011
Melakukan berbagai kegiatan di depan komputer, baik untuk bekerja maupun sekadar menikmati hiburan, sering membuat kita lupa waktu. Padahal, terlalu lama menatap layar komputer memiliki efek yang merugikan bagi mata kita.
Penelitian dari London Hazards Centre menemukan, sekitar 70 persen orang yang bekerja di depan layar komputer selama lebih dari 6 jam per hari mengalami gangguan penglihatan.
Sementara itu, Berkeley School of Optometry Amerika Serikat melaporkan, sekitar 30 persen anak sekolah di Amerika Serikat mengalami stres pada mata karena terlalu lama menggunakan komputer.
Tidak ada bukti atau kasus yang menunjukkan bekerja di depan layar komputer akan mengakibatkan kerusakan permanen pada mata. Tapi yang pasti, bekerja terlalu lama tanpa istirahat di depan komputer akan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan.
Kenali gejalanya
Jika Anda harus berkutat dengan layar komputer untuk durasi yang cukup lama dalam satu hari (lebih dari 5 jam), maka waspadai gejala Computer Vision Syndrome (CVS) berikut:
• Kelelahan pada mata
• Mata kering
• Mata gatal atau terasa panas
• Sensitif terhadap perubahan cahaya
• Pandangan ganda atau berbayang
• Kepala pusing
Sebagai tambahan, mengingat definisi komputer semakin meluas, maka saya memasukkan smartphone, perangkat game seperti PSP dan Nintendo DS, serta tablet PC ke dalam kategori layar komputer karena pengguna perangkat-perangkat tersebut memiliki pola penggunaan yang serupa dengan komputer.
Kurangi efek CVS
Kebanyakan masalah gangguan mata akibat layar komputer biasa terjadi saat bekerja, baik di kantor maupun di rumah. Bagi generasi muda, gangguan tersebut dapat terjadi akibat bermain game komputer terlalu lama.
Untuk mengurangi efeknya, Anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:
• Minum air putih yang cukup selama Anda bekerja. Sekali lagi, air putih. Bukan teh, kopi, atau minuman lain.
• Hindari tiupan angin pendingin udara langsung ke mata. Sediakan tetes mata untuk melembapkan mata.
• Istirahatkan mata selama lima menit setiap 30 menit. Anda bisa melatihnya dengan melihat obyek yang jaraknya bervariasi.
• Aturlah tingkat kecerahan dan kontras pada layar agar tidak terlalu terang dan nyaman di mata.
• Atur agar layar mengarah pada sudut yang optimal dan jagalah jaraknya supaya tidak terlalu dekat dengan mata.
• Pastikan pencahayaan yang ada cukup memadai di ruang kerja Anda.
• Bagi yang sering membaca teks, pastikan ukuran teks cukup besar sehingga mata tidak cepat lelah.
• Pastikan asupan nutrisi, terutama vitamin A, memadai. Jika kurang, konsumsilah makanan yang kaya akan vitamin A seperti tomat, wortel, dan sebagainya.
Walaupun penurunan fungsi penglihatan bisa diatasi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak, mata yang sehat dan bebas dari alat bantu jauh lebih baik. Bagi yang susah atau sering lupa mengistirahatkan mata, ingatlah selalu bahwa kesehatan merupakan hal yang amat berharga. Setuju?
Kristian Tjahjono, menulis tentang teknologi konsumen sejak tahun 2003, pendiri situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.
Sabtu, 14 Mei 2011
Website Rp 100 Juta Sudah Bagus, Dapat Email Tak Terbatas
> Inilah potret DPR yang melek IT ???
Adi Nugroho - detikNews
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengucurkan anggaran sebesar Rp 9,7 miliar untuk membangun situs resminya, www.dpr.go.id. Anggaran sebesar itu dinilai terlalu mahal.
"Itu (anggaran-red) luar biasa gila, tapi tergantung tampilannya seperti apa. Sebenarnya Rp 50 juta hingga Rp 100 juta sudah luar biasa bagus," ujar pengamat teknologi informasi, Alfons Tanujaya, saat dihubungi detikcom, Rabu (6/5/2011).
Menurut Alfon, dengan anggaran sebesar Rp 100 juta saja, DPR sudah bisa membangun website dengan kapasitas dan tampilan yang luar biasa bagus. Di antaranya adalah tersedianya kapasitas email yang tak terbatas.
"Ada forumnya dan tampilannya update otomasis. Itu rasanya paling sih Rp 100 jutaan," ujarnya.
Sekadar diketahui, anggota DPR tidak memiliki email resmi dengan domain @dpr.go.id. Mereka kebanyakan menggunakan email gratisan di yahoo atau gmail. Hal ini sempat menjadi lelucon di Australia dalam kasus email "komisi8@yahoo.com".
Lebih lanjut Alfon menuturkan, untuk biaya pemeliharaan website, DPR tak perlu merogoh kocek hingga Rp 1,3 miliar. DPR hanya butuh seorang admin untuk memantau situs tersebut.
"Hire (pekerjakan-red) satu orang admin Rp 5 jutaan sebulan sudah cukup. Segitu sudah di atas rata-rata dan bisa segala macem. Kalau mau dipantau 24 jam ya hire dua orang," ucapnya.
Bagi Alfon, yang lebih penting bagi DPR saat ini bukanlah mewahnya tampilan website resminya. Anggaran sebesar itu lebih baik digunakan anggota Dewan untuk belajar internet.
"Sebenarnya yang benar itu implementasinya, bagaimana mereka terbiasa memakai internet. Kalau terima email begini, bikin fan page untuk berhubungan dengan konstituennya. Bikin web itu langkahnya sudah benar. Mereka harus belajar melek IT dan mulai mengunakan IT sebagai media komunikasi dengan konstituennya. Percuma bikin web bagus, kalau enggak bisa memakainya," kata Alfon.
Menurut Indonesia Budget Center (IBC), berdasarkan DIPA Setjen DPR tahun 2010, terdapat anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk penyediaan layanan teknologi informasi. Anggarn itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama adalah untuk situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.
Sumber: detik.com
Adi Nugroho - detikNews
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengucurkan anggaran sebesar Rp 9,7 miliar untuk membangun situs resminya, www.dpr.go.id. Anggaran sebesar itu dinilai terlalu mahal.
"Itu (anggaran-red) luar biasa gila, tapi tergantung tampilannya seperti apa. Sebenarnya Rp 50 juta hingga Rp 100 juta sudah luar biasa bagus," ujar pengamat teknologi informasi, Alfons Tanujaya, saat dihubungi detikcom, Rabu (6/5/2011).
Menurut Alfon, dengan anggaran sebesar Rp 100 juta saja, DPR sudah bisa membangun website dengan kapasitas dan tampilan yang luar biasa bagus. Di antaranya adalah tersedianya kapasitas email yang tak terbatas.
"Ada forumnya dan tampilannya update otomasis. Itu rasanya paling sih Rp 100 jutaan," ujarnya.
Sekadar diketahui, anggota DPR tidak memiliki email resmi dengan domain @dpr.go.id. Mereka kebanyakan menggunakan email gratisan di yahoo atau gmail. Hal ini sempat menjadi lelucon di Australia dalam kasus email "komisi8@yahoo.com".
Lebih lanjut Alfon menuturkan, untuk biaya pemeliharaan website, DPR tak perlu merogoh kocek hingga Rp 1,3 miliar. DPR hanya butuh seorang admin untuk memantau situs tersebut.
"Hire (pekerjakan-red) satu orang admin Rp 5 jutaan sebulan sudah cukup. Segitu sudah di atas rata-rata dan bisa segala macem. Kalau mau dipantau 24 jam ya hire dua orang," ucapnya.
Bagi Alfon, yang lebih penting bagi DPR saat ini bukanlah mewahnya tampilan website resminya. Anggaran sebesar itu lebih baik digunakan anggota Dewan untuk belajar internet.
"Sebenarnya yang benar itu implementasinya, bagaimana mereka terbiasa memakai internet. Kalau terima email begini, bikin fan page untuk berhubungan dengan konstituennya. Bikin web itu langkahnya sudah benar. Mereka harus belajar melek IT dan mulai mengunakan IT sebagai media komunikasi dengan konstituennya. Percuma bikin web bagus, kalau enggak bisa memakainya," kata Alfon.
Menurut Indonesia Budget Center (IBC), berdasarkan DIPA Setjen DPR tahun 2010, terdapat anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk penyediaan layanan teknologi informasi. Anggarn itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama adalah untuk situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.
Sumber: detik.com
Sistem Kemudi Otomatis Google Siap Diresmikan
Sistem Kemudi Otomatis Google Siap Diresmikan
Trisno Heriyanto - detikinet
Jakarta - Google memiliki perangkat khusus yang dapat mengemudikan mobil secara otomatis. Nah, sistem tersebut konon siap diresmikan di wilayah Nevada, Amerika Serikat.
Perangkat kendali otomatis yang ditawarkan Google sejatinya telah diperkenalkan sejak Oktober 2010 lalu, namun saat ini masih dalam proses penyempurnaan agar produk ini bisa digunakan oleh masyarakat.
Dikutip detikINET dari itportal, Jumat (13/5/2011), Google kabarnya mempekerjakan David Goldwater. Orang yang akan membantu raksasa internet tersebut mendapatkan 'izin mengemudi' di Nevada.
Selama 2 bulan ke depan Goldwater akan mendemonstrasikan kehebatan perangkat Google tersebut. Mulai dari faktor keamanan, masalah teknis, hingga lobi-lobi di tingkat pemerintahan.
Sedangkan kabar yang dilansir New York Times, negosiasi Google diklaim sudah menemui titik terang. Pemerintah setempat siap memberikan izin agar perangkat tersebut bisa digunakan secara luas.
Kendali otomatis yang ditawarkan Google merupakan seperangkat alat yang terdiri dari, laser, kamera video dan sensor radar. Selain itu perangkat ini juga dilengkapi peta yang bisa untuk bernavigasi.
Sistem berkendara seperti ini diklaim mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan kelalian pengendaranya. Melalui video yang ditampilkan di YouTube, fitur yang ditawarkan memang cukup meyakinkan dan memikat.
Sumber: detik.com
Trisno Heriyanto - detikinet
Jakarta - Google memiliki perangkat khusus yang dapat mengemudikan mobil secara otomatis. Nah, sistem tersebut konon siap diresmikan di wilayah Nevada, Amerika Serikat.
Perangkat kendali otomatis yang ditawarkan Google sejatinya telah diperkenalkan sejak Oktober 2010 lalu, namun saat ini masih dalam proses penyempurnaan agar produk ini bisa digunakan oleh masyarakat.
Dikutip detikINET dari itportal, Jumat (13/5/2011), Google kabarnya mempekerjakan David Goldwater. Orang yang akan membantu raksasa internet tersebut mendapatkan 'izin mengemudi' di Nevada.
Selama 2 bulan ke depan Goldwater akan mendemonstrasikan kehebatan perangkat Google tersebut. Mulai dari faktor keamanan, masalah teknis, hingga lobi-lobi di tingkat pemerintahan.
Sedangkan kabar yang dilansir New York Times, negosiasi Google diklaim sudah menemui titik terang. Pemerintah setempat siap memberikan izin agar perangkat tersebut bisa digunakan secara luas.
Kendali otomatis yang ditawarkan Google merupakan seperangkat alat yang terdiri dari, laser, kamera video dan sensor radar. Selain itu perangkat ini juga dilengkapi peta yang bisa untuk bernavigasi.
Sistem berkendara seperti ini diklaim mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan kelalian pengendaranya. Melalui video yang ditampilkan di YouTube, fitur yang ditawarkan memang cukup meyakinkan dan memikat.
Sumber: detik.com
Biaya website DPR RI ---Gila
:/>sepertinya staf ahli yang direkrut tujuanya hanya mengeruk uang rakyat
Pramono: Rp 9,7 M untuk Website DPR Angka Fantastis, KPK Harus Periksa
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Situs resmi DPR yakni www.dpr.go.id menyedot anggaran Rp 9,7 miliar untuk biaya pemeliharaannya. Angka itu dinilai fantastis. Pimpinan DPR akan memanggil KPK untuk memeriksa anggaran itu.
"Kalau memang ada angka Rp 9,7 miliar, angka itu fantastik. Maka pimpinan tidak segan-segan undang KPK untuk periksa itu. Jangan-jangan yang di dalam kasih peluang untuk lakukan korupsi," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).
Pram mengaku sudah mengecek anggaran website resmi DPR itu. Setahu dia, anggarannya itu Rp 5,9 miliar untuk pemantauan jaringan, bukan Rp 9,7 miliar.
"Saya buka ke publik apa adanya. Yang ada Rp 5,9 miliar untuk pemantauan jaringan," kata politisi PDIP itu.
Pram menambahkan, anggota DPR juga sudah dibagikan email resmi. Anggota wajib mencantumkannya di kartu nama. Menurut Pram, selama ini komunikasi anggota DPR melalui telepon, bukan email.
"Saya tidak lihat komunikasi lewat email. Saya harus sampaikan apa adanya," tutupnya.
Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, mengatakan, DIPA Setjen DPR tahun 2010 mengucurkan anggaran Rp 20 miliar untuk dana teknologi informasi DPR. Anggaran itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama untuk situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.
Pos kedua, program pengembangan sistem teknologi informasi dan seminar lokakarya soal pengembangan sistem informasi DPR dengan nilai Rp 9,35 miliar. Pos ketiga yaitu biaya pembayaran provider website informasi perpustakaan DPR sebesar Rp 660 juta.
Sumber: detik.com
Pramono: Rp 9,7 M untuk Website DPR Angka Fantastis, KPK Harus Periksa
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Situs resmi DPR yakni www.dpr.go.id menyedot anggaran Rp 9,7 miliar untuk biaya pemeliharaannya. Angka itu dinilai fantastis. Pimpinan DPR akan memanggil KPK untuk memeriksa anggaran itu.
"Kalau memang ada angka Rp 9,7 miliar, angka itu fantastik. Maka pimpinan tidak segan-segan undang KPK untuk periksa itu. Jangan-jangan yang di dalam kasih peluang untuk lakukan korupsi," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).
Pram mengaku sudah mengecek anggaran website resmi DPR itu. Setahu dia, anggarannya itu Rp 5,9 miliar untuk pemantauan jaringan, bukan Rp 9,7 miliar.
"Saya buka ke publik apa adanya. Yang ada Rp 5,9 miliar untuk pemantauan jaringan," kata politisi PDIP itu.
Pram menambahkan, anggota DPR juga sudah dibagikan email resmi. Anggota wajib mencantumkannya di kartu nama. Menurut Pram, selama ini komunikasi anggota DPR melalui telepon, bukan email.
"Saya tidak lihat komunikasi lewat email. Saya harus sampaikan apa adanya," tutupnya.
Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, mengatakan, DIPA Setjen DPR tahun 2010 mengucurkan anggaran Rp 20 miliar untuk dana teknologi informasi DPR. Anggaran itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama untuk situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.
Pos kedua, program pengembangan sistem teknologi informasi dan seminar lokakarya soal pengembangan sistem informasi DPR dengan nilai Rp 9,35 miliar. Pos ketiga yaitu biaya pembayaran provider website informasi perpustakaan DPR sebesar Rp 660 juta.
Sumber: detik.com
Langganan:
Komentar (Atom)
tentang saya
- skyfromKayuPutih
- Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika