Rabu, 28 April 2010

Jumlah PTS Naik Pesat

Written by Fine Resyalia
Wednesday, 21 April 2010 10:38
Jakarta, Kompas - Perguruan tinggi swasta di Indonesia jumlahnya naik pesat dan saat ini mencapai 3.017 institusi, mulai dari akademi, sekolah tinggi, institut, hingga universitas. Namun, melonjaknya jumlah perguruan tinggi swasta belum diiringi kualitas yang memadai.

Suharyadi, Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), di Jakarta, Selasa (20/4), mengatakan, melonjaknya perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mencapai 200 institusi setiap tahun. ”Ini akibat mudahnya pemerintah memberi izin. Namun, pada kenyataannya, banyak PTS yang menyelenggarakan pendidikan dengan mengabaikan standar kualitas,” ujar Suharyadi, yang juga Rektor Universitas Mercu Buana, Jakarta. Tahun 2006/2007 misalnya ada 2.556 PTS, sedangkan tahun 2007/2008 naik menjadi 2.596 PTS.

Suharyadi mengatakan, Aptisi sudah berkali-kali meminta kepada pemerintah agar membatasi jumlah PTS. Pemerintah juga diminta untuk mengevaluasi keberadaan PTS sehingga diketahui mana PTS yang masih layak untuk beroperasi dan mana yang harus ditutup.

Kehadiran PTS yang tidak memenuhi standar kualitas, kata Suharyadi, hanya akan menambah beban bangsa. Apalagi, saat ini, Indonesia menghadapi meningkatnya pengangguran intelektual yang sebagian disumbang perguruan tinggi.

Terjadi dikotomi

Budi Djatmiko, pengurus Bidang Organisasi Aptisi, menambahkan, dalam kebijakan pemerintah masih terlihat dikotomi antara pendidikan tinggi swasta dan negeri. Kemajuan pendidikan tinggi lebih diutamakan untuk PTN, sedangkan yang swasta minim dukungan, baik dari segi pendanaan ataupun peningkatan kualitas.

Fenomena yang juga meresahkan kalangan PTS, kata Budi, adalah penyelenggara PTN jor-joran dalam penerimaan mahasiswa baru, termasuk juga dalam program diploma. Selain itu, PTN juga mulai lebih tertarik untuk membuka program studi yang diminati masyarakat.

”Seharusnya PTN itu juga berkomitmen untuk membuka program studi yang langka dan tidak diminati pasar. Namun, keberadaan ilmu itu dibutuhkan bangsa ini untuk maju pada masa depan,” ujar Budi.

Suyatno, Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Jakarta, menambahkan, pemerintah tidak bisa begitu saja memberikan izin PTS baru, lalu tidak peduli apakah institusi itu akan hidup atau mati di tengah persaingan antara PTS dan PTN. Kemajuan bangsa pada masa depan juga tecermin dari kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, yang sebagian besar disumbang PTS.

Wibisono Hardjopranoto, Rektor Universitas Surabaya, mengatakan, negara ini juga mesti mendukung tumbuhnya filantropi pendidikan dengan memberikan keringanan pajak kepada pihak yang peduli pada pendidikan. Dengan demikian, pengusaha papan atas yang ingin terlibat dalam pendidikan tidak mesti berlomba-lomba mendirikan institusi pendidikan tinggi sendiri. (ELN)

Senin, 26 April 2010

tentang seagete

Seagate Bukan Lagi Produsen Harddisk Terbesar

VIVAnews - Western Digital (WDC) telah menjadi produsen harddisk terbesar di dunia. Predikat tersebut diraih berdasarkan laporan keuangan perusahaan untuk kuartal ketiga tahun fiskal 2010 yang berakhir 2 April lalu.

Di kuartal tersebut, Western Digital telah menjual harddisk 800 ribu unit lebih banyak dibandingkan Seagate Technologies di kuartal pertama tahun kalender 2010.

Pada Q1 2010, Western Digital menjual 51,1 juta unit harddisk, sementara Seagate Technologies hanya memasok 50,3 juta unit harddisk ke pasar. Meski tidak mengonfirmasikan, tetapi penjualan 51,1 juta unit harddisk per kuartal tampaknya merupakan rekor penjualan tertinggi Western Digital.

Meski sudah jadi produsen terbesar, keunggulan WDC atas Seagate tidaklah signifikan. Produsen harddisk tersebut masih harus menunjukkan performanya di sepanjang tahun ini. Akan tetapi, ini menjelaskan bahwa kompetisi Seagate dan Western Digital mengalami tren menarik.

Sebagai informasi, untuk mendongkrak penjualan harddisk mereka, Seagate membeli Maxtor. Hasilnya penjualan harddisk perusahaan gabungan tersebut tidak sebaik saat kedua perusahaan masih menjual harddisk sendiri-sendiri.

Di saat yang sama, Western Digital secara konsisten memperbaiki operasional mereka dan hanya melakukan perubahan strategi.

Western Digital mencatat pendapatan sebesar 2,6 miliar dolar AS dengan keuntungan bersih sebesar 400 juta dolar di kuartal ketiga yang berakhir 2 April 2010. Di periode yang sama tahun lalu, pendapatan hanya sebesar 1,6 miliar dolar AS dan keuntungan bersih sebesar 50 juta dolar AS. Ketika itu mereka hanya menjual 31,6 juta unit.

“Permintaan pasar yang lebih baik dibandingkan perkiraan memungkinkan kami meningkatkan pangsa pasar kami di pasar harddisk,” kata John Coyne, President and Chief Executive Officer Western Digital, seperti VIVAnews kutip dari XbitLabs, 26 April 2010. “Kami yakin 2010 akan menjadi tahun yang baik bagi penyimpanan digital,” ucapnya.

Jumat, 23 April 2010

artikel 2 - hati2 pake antivirus MCAfee

Update McAfee Bikin Windows XP "Crash"
Kompas - Jumat, 23 AprilKirimKirim via YMCetak

Update McAfee Bikin Windows XP "Crash"
WASHINGTON, KOMPAS.com - Update terbaru software antivirus dari McAfee membuat Windows XP crash. Hasil investigasi awal menduga software tersebut salah mendeteksi komponen sistem operasi sebagai malware atau biasa disebut false positive.

"McAfee sangat peduli terhadap sejumlah konsumen yang mengalami dampak false positive dalam rilis kali ini," demikian pernyataan perusahaan yang berbasis di Santa Clara, California, AS tersebut. Pengguna XP yang melakukan update antivirus terbaru dilaporkan mengalami bluw screen, shutdown tiba-tiba, dan reboot berulang-ulang, namun hal tersebut tidak terjadi pada pengguna Windows Vista dan Windows 7.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, McAfee langsung mencabut update tersebut dari servernya. Sampai saat ini penyebab masalah itu masih diteliti meski menurut SANS Institute kemungkinan adanya kelemahan pada file DAT versi 5958.

artikel 1

Apple Incar Pabrik Prosesor ARM
Kompas - Jumat, 23 AprilKirimKirim via YMCetak

Apple Incar Pabrik Prosesor ARM
WASHINGTON, KOMPAS.com — Tak cukup hanya menguasai PA Semiconductor, Apple dikabarkan juga mengincar produsen prosesor lainnya. Tak tanggung-tanggung, incarannya adalah ARM, perusahaan yang berbasis di Cambridge, Inggris, yang saat ini menguasai sebagian besar platform prosesor untuk smartphone di seluruh dunia.

Spekulasi yang muncul di bursa London, Rabu (21/4/2010), itu sempat mendongkrak saham ARM dari 8,1 poin menjadi 251,1 poin seperti dilansir London Evening Standard di situsnya. Analis memperkirakan ARM mungkin dilepas di angka 400 poin atau senilai 8 miliar dollar AS jika jadi dibeli.

Kabar tersebut muncul tak lama setelah Apple mengumumkan kenaikan keuntungan hampir dua kali lipat selama kuartal terakhir dan laporan bahwa Google telah mengakuisisi Aglinux, start up business yang didirikan mantan karyawan PA Semiconductor yang dibeli oleh Apple pada 2008.

Apple dan ARM punya sejarah yang erat. Dilansir situs Apple Insider, ARM didirikan tahun 1990 oleh Apple yang bermitra dengan produsen komputer Inggris, Acorn, dan pabrik cip, VLSI Technologies. Saat itu, Apple tertarik mengadaptasi prosesor berbasis RISC untuk digunakan pada perangkatnya yang diberi nama Newton Message Pad. Namun, saat Apple tak lagi memproduksi Newton pada akhir 1990-an, CEO Apple Steve Jobs menjual sahamnya di ARM. Mulai tahun 2001, Apple kembali menggunakan kembali prosesor berbasis platform ARM saat memproduksi iPod, dan masih menggunakannya pada iPhone dan iPad.

Kamis, 22 April 2010

Berita yang perlu diperhatikan

APTI NTT Somasi Bupati Flotim

Tidak akui lulusan PT Jarak Jauh
RABU, 21 APRIL 2010 | 14:51 WIB

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Asosiasi Perguruan Tinggi Indonesia (APTI) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mensomasi Bupati Flores Timur (Flotim), Drs. Simon Hayon.

Somasi terkait tidak diakuinya puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki ijazah pendidikan kelas jauh di Universitas Muhammadiyah Larantuka dan Widyagama Larantuka Cabang Malang.

Dua lembaga ini tidak diakui Dirjen Dikti. Somasi dilakukan karena selalu saja konsumen atau pemakai jasa produk perguruan tinggi yang bersangkutan jadi korban.
Hal ini disampaikan Ketua APTI Wilayah NTT, Rudizon Doko Patty, SE, kepada Pos Kupang di sekretariat APTI Wilayah NTT, belum lama ini .

Doko Patty mengatakan, sesuai dengan tujuan kehadiran APTI di NTT adalah mengoptimalkan pembaruan atau reformasi sistem pendidikan nasional bagi perguruan tinggi di wilayah NTT.

"Kehadiran APTI Wilayah NTT untuk melindungi konsumen selaku investor dan pemakai jasa produk perguruan tinggi. Untuk itu, APTI Wilayah NTT siap mensomasi Bupati Flotim," katanya.

Ia mengatakan, selama ini selalu saja konsumen atau pemakai jasa produk perguruan tinggi yang menyelenggarakan kelas jauh yang dirugikan.

Misalnya, dengan tidak diakomodirnya ijazah mereka dan penolakan pengakuan kualifikasi pendidikan secara formal. Jika ada penyelenggaraan kelas jauh tidak sah dan sebagainya, silakan memproses hukum pihak penyelenggaranya, jangan sampai konsumen dan pemakai jasanya yang dirugikan.

Soal adanya larangan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti)-Kementerian Pendidikan Nasional, Doko Patty mengatakan, larangan yang dibuat Dikti adalah surat edaran. Ia mempertanyakan kekuatan hukum surat edaran tersebut dibanding Undang-Undang Sisdiknas.

Dia menegaskan, sampai saat ini belum ada peraturan pemerintah (PP), sedangkan undang-undang sendiri membuka ruang untuk penyelenggaraan kelas jauh.

"Tidak ada satu pasal pun dalam UU Sisdiknas yang mengatur soal larangan pendidikan jarak jauh. Yang ada hanya penyelenggaraan pendidikan yang bersifat terbuka dan multi makna," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (14/4/2010), puluhan PNS yang memiliki ijazah pendidikan tinggi jarak jauh di Universitas Muhammadiyah Larantuka dan Widyagama Larantuka Cabang Malang tidak diakui Dirjen Dikti. Hal ini disampaikan Bupati Flotim, Drs. Simon Hayon, saat menjawab pemandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Flotim tahun 2009 dan LKPj akhir tahun 2005- 2010, Sabtu (10/4/2010). (nia)

http://www.pos-kupang.com/read/artikel/46762/regionalntt/humaniora/2010/4/21/apti-ntt-somasi-bupati-flotim

Rabu, 21 April 2010

Penelitian Hibah Kompetisi

Perubahan Panduan PHKI Tema A Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi Tahun 2010

download revisi panduan di :
http://www.dikti.go.id/dmdocuments/phki2011/Revis%20iPanduan%20PHKI%20TA%202011.pdf

Senin, 19 April 2010

Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia

Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia


THE-QS-2009 Top 200 World Class

No Nama Perguruan Tinggi Peringkat

1 University of INDONESIA 201=
2 GADJAH MADA University 250
3 BANDUNG Institute of Technology (ITB) 351=
4 AIRLANGGA University 401-500
5 BOGOR Agricultural University 501-600
6 DIPONEGORO University 501-600
7 University of BRAWIJAYA 501-600
8 Institute of Technology SEPULUH NOPEMBER... 601+


Peringkat Berdasarkan Webometric

WR: World Rank RR: Regional Rank


RR WR Nama Perguruan Tinggi
10 676 Institute of Technology Bandung
15 906 University of Indonesia
37 1604 Gunadarma University
44 1762 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
48 1960 Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
52 2013 Petra Christian University
53 2063 Bogor Agricultural University
56 2152 Brawijaya University
57 2159 Sebelas Maret University
65 2672 Airlangga University
68 2730 Universitas Padjadjaran
76 3016 Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
79 3026 Binus
84 3138 Diponegoro University
85 3198 Hasanuddin University
86 3254 Universitas Sumatera Utara
90 3310 Yogyakarta State University
92 3338 Budi Luhur University
93 3347 Indonesia University of Education
97 3467 Sanata Dharma University
98 3491 Lampung University

http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=762&Itemid=316

Mau tahu lebih jauh tentang sistem akrediatasi BAN-PT

Proses akreditasi program studi dimulai dengan pelaksanaan evaluasi diri di program studi yang bersangkutan. Evaluasi diri tersebut mengacu pada pedoman evaluasi diri yang telah diterbitkan BAN-PT, namun, jika dianggap perlu, pihak pengelola program studi dapat menambahkan unsur-unsur yang akan dievaluasi sesuai dengan kepentingan program studi maupun institusi perguruan inggi yang bersangkutan. Dari hasil pelaksanaan evaluasi diri tersebut, dibuat sebuah rangkuman eksekutif (executive summary), yang selanjutnya rangkuman eksekutif tersebut dilampirkan dalam surat permohonan untuk diakreditasi yang dikirimkan ke sekertariat BAN-PT.



Sekretariat BAN-PT akan mengkaji ringkasan eksekutif dari program sudi tersbut, dan jika telah memenuhi semua kompoen yang diminta dalam pedoman evaluasi diri sekertariat BAN-PT akan mengirimkan instrumen akreditasi yang sesuai dengan tingkat program studi setelah instrumen akreditasi diisi, program studi mengirimkan seluruh berkas (intrumen akreditasi yang telah diisi dan lampirannya, beserta copy-nya) ke sekretariat BAN-PT. Jumlah copy yang harus disertakan untuk program studi tingkat Diploma dan Sarjana sebanyak 3 copy, sedangkan untuk program studi tingkat Magister dan Doktor sebanyak 4 copy. Penilaian dilakukan setelah seluruh berkas diterima secara lengkap oleh sekertariat BAN-PT.


Untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi website BAN PT

Beasiswa LN

TOR Beasiswa LN
Written by Administrator
Friday, 23 October 2009 16:05
TERM OF REFERENCE (TOR)
PROGRAM BEASISWA S2/S3 LUAR NEGERI DIKTI
TAHUN ANGGARAN 2009
________________________________________


1. LATAR BELAKANG
a. Dasar Hukum
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 mengamanatkan dosen sebagai tenaga pendidikan di perguruan tinggi harus mempunyai kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajarnya.

Selanjutnya, Permen Nomor 42 Tahun 2007 tentang Sertifkasi Dosen, secara tegas menyebutkan bahwa dosen harus memiliki strata pendidikan minimal S2 untuk Program S1/Diploma dan minimal S3 untuk Program Pascasarjana.

b. Gambaran Hukum
Dosen sebagai salah satu komponen SDM perguruan tinggi mempunyai peran sentral dan strategis. Kualitas dosen akan menentukan tinggi-rendahnya kualitas suatu perguruan tinggi.

Sebagai lembaga pendidikan, perguruan tinggi memiliki peran yang besar dalam peningkatan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan peningkatan daya saing bangsa. Agar peran perguruan tinggi yang strategis ini berjalan dengan baik, haruslah ditunjang oleh dosen-dosen dengan kualitas unggul. Untuk memperoleh dosen berkualitas unggul, perencanaan yang terarah dan matang perlu disusun dengan baik.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
Kualifikasi dosen perguruan tinggi di Indonesia dengan strata S2/S3 pada tahun 2007 baru mencapai 50.6%. Sementara itu target dalam Rencana Strategis Ditjen Pendidikan Tinggi pada tahun 2009 sekurang-kurangnya 70%.

Di samping itu, dengan semakin ketatnya persaingan di era globalisasi dan untuk meningkatkan daya saing bangsa, peningkatan kualitas dosen berskala internasional merupakan suatu keniscayaan. Untuk itu, sejak tahun 2000 berbagai skema bantuan pendanaan program pengiriman dosen untuk studi lanjut ke luar negeri telah dilakukan, antara lain melalui perguruan tinggi masing-masing. Namum demikian, proses itu berjalan sangat lamban dan sulit mencapai critical mass dosen yang berpendidikan kualitas internasional.

Mulai tahun 2008, Ditjen Pendidikan Tinggi menganggarkan pemberian beasiswa Sandwich-S3 ke luar negeri melalui skema pendanaan APBN-Depdiknas. Kesempatan memperoleh beasiswa ini diberikan kepada para dosen tetap perguruan tinggi Indonesia, baik negeri maupun swasta. Program ini merupakan pengejawantahan dari pilar peningkatan mutu pembangunan pendidikan Depdiknas.

Pada tahun 2008, Ditjen DIKTI telah berhasil mengirimkan staf dosen PTN mau pun PTS sebanyak 782 orang yang tersebar ke 27 negara di dunia untuk melakukan kegiatan magang (Program Sandwich) selama maksimum 4 bulan di berbagai perguruan tinggi di dunia.

Jumlah yang dicapai tahun 2008 adalah sesuai dengan target yang direncanakan. Akan tetapi jumlah tersebut masih jauh dari target Renstra Ditjen Pendidikan Tinggi untuk tahun 2009. Oleh sebab itu, program beasiswa S2/S3 luar negeri untuk tahun 2009 perlu dilanjutkan.

2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
a. Uraian Kegiatan
Beasiswa Sandwich-S3 luar negeri merupakan kegiatan pengelolaan pengiriman karyasiswa ke luar negeri, dimana para karyasiswa yang dikirimkan merupakan dosen tetap dari PTN dan PTS di Indonesia, yang sedang menempuh program S3 di berbagai Program Pascasarjana di Indonesia.

Kegiatan beasiswa Sandwich-S3 luar negeri ini diawali dengan pengumuman kepada semua sekolah Pascasarjana di seluruh Indonesia untuk mengirimkan para calon yang telah siap untuk menempuh program Sandwich di luar negeri. Setelah itu dilakukan seleksi berkas dari para pelamar yang dikirim ke Dit. Ketenagaan. Setelah hasil seleksi berkas diumumkan, para pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti proses seleksi berikutnya, yaitu proses wawancara. Para pelamar yang lolos dari seleksi tahap kedua ini yang akan menerima beasiswa untuk melakukan kegiatan magang (Sandwich) di perguruan tinggi luar negeri.

Proses persiapan keberangkatan dari para karyasiswa, diawali dengan penanda tanganan kontrak kegiatan beasiswa Sandwich-S3 antara Ditjen Dikti di satu pihak dengan para Direktur Pascasarjana perguruan tinggi Indonesia di lain pihak, untuk menentukan besaran anggaran yang diperlukan bagi tiap karyasiswa. Setelah itu, Dit. Ketenagaan memberikan pembekanalan bagi para karyasiswa yang akan berangkat ke luar negeri. Hal ini sangat diperlukan terutama bagi para karyasiswa yang belum pernah pergi ke luar negeri. Di samping itu, Dit. Ketenagaan juga membantu para karyasiswa dalam proses pengurusan paspor dan visa ke negara-negara yang dituju.

Setelah para karyasiswa berangkat ke luar negeri dan belajar di perguruan tinggi yang dituju, Dit. Ketenagaan melakukan kegiatan monitoring untuk memantau kemajuan dan hambatan yang dialami oleh para karyasiswa atau kendala yang dihadapi para institusi yang mengirimkan mereka.

b. Batasan Kegiatan
Batasan kegiatan beasiswa Sandwich-S3 luar negeri ini adalah sebagai berikut:
i. Universitas tempat pelaksanaan program Sandwich harus berada di luar negeri
ii. Program Sandwich diperuntukkan bagi dosen tetap PTN atau PTS, yang sedang aktif menempuh program pendidikan S3 di dalam negeri
iii. Lama kegiatan program Sandwich-S3 adalah maksimal 4 (empat) bulan

3. MAKSUD DAN TUJUAN

Kegiatan pemberian beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kualifikasi dosen yang kompeten sesuai dengan jenjang kewenangan mengajarnya.


Tujuan penyelenggaraan Program Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri untuk tahun 2009 adalah:
1. Meningkatkan kualitas dosen menjadi tenaga pendidik berkualitas internasional;
2. Memberi beasiswa Sandwich-S3 bagi dosen tetap PTN mau pun PTS untuk memperluas wawasan keilmuannya di luar negeri;
3. Membentuk critical mass di bidang akademik yang memadai di perguruan tinggi Indonesia;
Melanjutkan kegiatan Program Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri yang telah dirintis dari tahun 2008
4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN
a. Indikator Keluaran (Kualitatif)
i. Karyasiswa diterima di perguruan tinggi di luar negeri sebagai kandidat program Sandwich- S3;
ii. Karyasiswa, setelah kembali dari luar negeri, mampu mengembangkan pengetahuan yang diperoleh selama di luar negeri untuk penyelesaian program S3nya;
iii. Karyasiswa memperoleh gelar kesarjanaannya;

b. Keluaran (Kuantitatif)
Pada tahun 2009, jumlah penerima beasiswa Sandwich-S3 luar negeri ditargetkan sebesar 400 orang.

5. CARA PELAKSANAAN
. Metoda Pelaksanaan
Metoda pelaksanaan kegiatan beasiswa Sandwich-S3 luar negeri pada dasarnya adalah melakukan proses penjaringan untuk memperoleh karyasiswa yang telah siap untuk melaksanakan kegiatan magang ke luar negeri.

Proses penjaringan ini dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Tahap pertama adalah proses seleksi berkas, dan Tahap kedua adalah melalui proses wawancara.

a. Tahapan Kegiatan
Tahapan kegiatan dari beasiswa S2/S3 luar negeri adalah sebagai berikut:
i. Persiapan
ii. Pengumuman tentang beasiswa Sandwich-S3 luar negeri kepada seluruh Sekolah Pascasarjana di Indonesia
iii. Proses penjaringan Tahap 1, yaitu seleksi calon yang dilakukan oleh masing-masing sekolah Pascasarjana, dimana berkas-berkasnya dikirimkan ke Ditnaga
iv. Proses seleksi Tahap 2 dilakukan oleh Ditnaga berdasarkan berkas-berkas yang diterima Ditnaga
v. Pengumuman hasil seleksi
vi. Penanda tanganan kontrak dengan Direktur Pascasarjana atau Kopertis (yang mewakili Sekolah Pascasarjana dari PTS)
vii. Pembekalan bagi karyasiswa Sandwich S3 yang akan berangkat ke luar negeri
viii. Proses keberangkatan karyasiswa Sandwich-S3 ke luar negeri
ix. Monitoring ke Sekolah-sekolah Pascasarjana dan Kopertis tentang pelaksanaan kegiatan Program Sandwich-S3
x. Monitoring kemajuan belajar para karyasiswa Sandwich-S3 yang belajar di luar negeri
xi. Evaluasi di Dit. Ketenagaan.

6. TEMPAT PELAKSANAAN

a. Pengelolaan Beasiswa
Pengelolaan beasiswa Sandwich-S3 luar negeri dipusatkan di Direktorat Ketenagaan, Ditjen Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional
. Proses Seleksi
Proses seleksi Tahap 1 terhadap calon dilakukan oleh masing-masing Sekolah Pascasarjana, dan berkas-berkas dari calon yang lolos dikirim ke Ditnaga, Ditjen Pendidikan Tinggi;

Proses seleksi Tahap 2 dilakukan oleh Ditnaga berdasarkan berkas-berkas yang diterima dari Sekolah Pascasarjana.
i. Proses Penandatangan Kontrak
Proses penanda tanganan kontrak dipusatkan di Direktorat Ketenagaan, Ditjen Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional
ii. Proses Pembekalan
Proses pembekalan direncanakan dilakukan di 10 sentra, yaitu:
Medan; Padang; Jakarta; Bandung; Semarang; Yogyakarta; Surabaya; Denpasar; Makassar; dan Manado.

iii. Proses Keberangkatan
Proses keberangkatan para karyasiswa Sandwich-S3 dilaksanakan dari bandara internasional di Indonesia ke negara tujuan.
iv. Proses Monitoring
Proses monitoring dilakukan di sentra-sentra dimana perguruan tinggi dan Kopertis mengirimkan peserta Sandwich, dan direncanakan dilakukan di 11 sentra, yaitu:
Medan; Padang; Palembang; Jakarta; Bandung; Semarang; Yogyakarta; Surabaya; Denpasar; Makassar; dan Manado. Di samping itu sejauh memungkinkan, monitoring juga direncanakan dilakukan di perguruan tinggi luar negeri yang menampung program beasiswa.

7. PELAKSANA DAN PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
. Pelaksana Kegiatan
Pelaksana Kegiatan adalah:
i. Direktorat Ketenagaan, Ditjen pendidikan Tinggi
ii. Sekolah Pascasarjana dari perguruan tinggi di Indonesia sebagai pengirim karyasiswa Sandwich-S3 ke luar negeri
iii. Kopertis di seluruh Indonesia, yaitu Kopertis I – XII
a. Penanggung Jawab Kegiatan
Direktorat Ketenagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

b. Penerima Manfaat
i. Sekolah Pascasarjana Indonesia pengirim karyasiswa
ii. PTN dan PTS tempat asal dari para karyasiswa program Sandwich-S3
iii. Kopertis di seluruh Indonesia
iv. Para karyasiswa yang menerima beasiswa Sandwich-S3 luar negeri Dikti

c. JADWAL KEGIATAN
a. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan beasiswa Sandwich-S3 luar negeri dilakukan selama 11 bulan, dimulai dari bulan Februari sampai dengan bulan Desember 2009.
b. Matriks Pelaksanaan Kegiatan
Disajikan pada lembar terpisah

d. PEMBIAYAAN

Pembiayaan kegiatan Program Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri Dikti bersumber dari Program Beasiswa Pendidikan S2/S3 Luar Negeri pada DIPA Direktorat Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, dimana untuk Tahun Anggaran 2009 dianggarkan sebesar 32 milyar rupiah.

Selasa, 13 April 2010

Nokia Akuisisi Metacarta, Layanan Geografi Cerdas

Kompas - Selasa, 13 AprilKirimKirim via YMCetak
ESPOO, KOMPAS.com - Produsen telepon selular terbesar dunia, Nokia menyatakan akuisisi atau pengambilalihan terhadap perusahaan penyedia layanan cerdas berbasis geografi, Metacarta. Nokia tidak mengungkapkan nilai akuisisi yang dibayarkannya dalam kesepakatan yang diumumkan Jumat (9/4/2010) lalu itu.

Layanan tersebut ditengarai sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat layanan peta dan navigasi di ponsel. Pada Januari 2010 lalu, Nokia membuat keputusan yang revolusioner karena menggratiskan layanan peta dan navigasi di ponsel. Nokia juga membuat aplikasi lokal yang mendukung untuk menambah fitur-fitur pamnfaatna layanan gratis tersebut.

Metacarta menyediakan layanan cerdas untuk menemukan titik favorit dan menampilkannya di peta dalam satu tampilan. Teknologi Metacarta menggabungkan geosearch dan geotagging yang memungkinkan pengguna menemukan konten tentang tempat apa pun dengan cepat. Perusahaan yang berbasis di Massachusetts, AS tersebut mempekerjakan lebih dari 30 orang.

Penyediaan layanan peta gratis dari Nokia memperkuat persaingannya dengan Google yang lebih dulu menawarkan navigasi bebas di pasar smartphone berbasis Android.

Dakode dan Pengalaman Baru Menonton Video Lewat Ponsel

Kompas - Selasa, 13 AprilKirimKirim via YMCetak

Oleh Buyung Wijaya Kusuma dan Bambang Sigap Setelah membuka video raflesia, pembaca Kompas bernama Winahyu Budi Satrya berkata, "Terima kasih infonya, kami jadi semakin paham perbedaan bunga bangkai dengan bunga raflesia".

Peningkatan pemakaian internet melalui komputer dan telepon seluler seyogianya direspons dengan tepat oleh mereka yang bergerak di bidang media cetak.

Komentar Winahyu itu muncul setelah membaca berita Kompas berjudul Jelajah Musi, Rafflesia arnoldii di Mata Air Musi (Kompas, 7/3). Dalam berita versi cetak itu juga dicantumkan alamat untuk membuka video tentang bunga Rafflesia arnoldii di hutan lindung hutan Bengkulu yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan. Video yang berdurasi lebih dari 4 menit itu menggambarkan perjalanan tim Jelajah Musi Kompas masuk hutan dan menemukan tunas raflesia, gambar dimensi tentang pertumbuhan tanaman tersebut, dan perbedaannya dengan bunga bangkai.

Bila memakai komputer yang terhubung internet, gambar video bisa dibuka dengan alamat vod.kompas.com/rafflesia. Mengantisipasi pemakaian telepon seluler (ponsel) online yang kini makin banyak, kita juga menonton video dengan memotret QR (quick response) code atau Dakode Kompas, semacam barcode yang sering dipakai untuk menyimpan data barang konsumsi.

Memang, umumnya QR dipakai untuk menyimpan berbagai data tentang barang konsumsi, misalnya papan sirkuit elektronik komputer, dan barang-barang logistik. Harian Kompas memakai QR code guna memperkaya wawasan informasi pembaca yang kadang sangat dibatasi oleh halaman koran. Melalui Dakode Kompas, pembaca akan memperoleh tambahan foto, data dan grafis, informasi yang terkait dan yang paling mutakhir sekarang ini video tentang berita tersebut.

Jumlah pengguna ponsel pada tahun 2009 diperkirakan 140 juta, tahun ini sejalan dengan membaiknya perekonomian, pemilik ponsel tentu sudah jauh lebih tinggi. Karena itu, tidak mengherankan, Chief Executive Officer of Serious Group John Fong, vendor Dakode Kompas, mengatakan, lalu lintas data melalui Dakode Kompas terus meningkat rata-rata 20 persen sejak diluncurkan Juni tahun lalu (Kompas, 8/4).

"Hal ini jelas membuktikan bahwa mobile internet semakin populer di Indonesia. Dakode menyediakan para penerbit untuk melakukan apa yang mereka inginkan tanpa khawatir dengan kerumitan untuk mengurusi sistem teknologi informasi. Dengan mengombinasikan tracking yang kuat dan management tool lainnya, para advertiser bisa melakukan analisis dan mendapatkan feedback mengenai kampanye iklan mereka," kata Fong.

"Statistik menunjukkan, pembaca kami secara konsisten menggunakan QR code untuk mengetahui lebih banyak informasi dan untuk berinteraksi dengan newsroom kami," kata Wakil Pemimpin Perusahaan Kompas Cetak Edi Taslim.

Kode matriks QR code berfungsi sebagai ”jembatan” penghubung secara cepat antara konten offline dan konten online. Kode ini memungkinkan audiens berinteraksi dengan media yang ditempelinya melalui ponsel secara efektif dan efisien. QR code bertindak seolah-olah hyperlink fisik yang dapat menyimpan alamat web (URL), nomor telepon, teks, serta SMS.

Untuk dapat memanfaatkan teknologi QR code, ponsel wajib memiliki akses internet. Dengan bantuan ID (nomor digit), QR code tidak hanya dapat dibaca lewat ponsel berkamera, tetapi juga dengan ponsel tanpa kamera. Pada ponsel berkamera, QR code bisa dibaca melalui aplikasi jenis QR code reader. Khusus ponsel keluaran Nokia seri N & E, aplikasi reader ini sudah tersedia (pre-installed) dan langsung bisa digunakan.

Untuk ponsel lain, seperti BlackBerry, aplikasi reader wajib diinstalasikan. Di internet tersedia berbagai aplikasi reader yang bisa diunduh cuma-cuma. Kita dapat mengunduh lewat sarana yang disediakan Kompas.com, di alamat http://dakode.mobi. Jenis ponsel akan dideteksi secara otomatis dan kemudian sistem akan memberikan pilihan beberapa aplikasi reader, unduh salah satu aplikasi dan instalasikan di ponsel yang kita pakai.

Jika ingin membaca QR code, jalankan aplikasi reader dan arahkan kamera ponsel ke letak QR code. Dengan cara memotret barcode dua dimensi itu, kita akan mendapatkan konten digital yang relevan. Hal ini merupakan pengayaan berita kalau QR code ditempelkan dengan berita. Konten situs jaringan tersebut bisa berupa berita lebih lengkap, grafis, foto-foto tambahan, dan video. Lebih dari itu, kita juga dapat berinteraksi dengan menyampaikan respons berupa masukan atau opini kepada editor.

Rabu, 07 April 2010

fyi : for you information

Geolog Temukan Hubungan Orbit Bumi dan Iklim

Geolog Temukan Hubungan Orbit Bumi dan Iklim
TEMPO Interaktif, Jakarta - Dari analisis 1,2 juta tahun terakhir, Geolog di University of California Santa Barbara Lorraine Lisiecki mengklaim telah menemukan pola hubungan perubahan teratur siklus obit bumi terhadap iklim. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal ilmiah Nature Geoscience.

Lisiecki menganalisis suhu inti (core) sedimen laut dari 57 lokasi di seluruh dunia. Dengan menganalisis sedimen, para ilmuwan dapat membuat bagan iklim bumi selama jutaan tahun di masa lalu.

Lisecki menghubungkan iklim dengan catatan sejarah orbit bumi. Ia memperoleh data orbit bumi terhadap matahari berubah bentuk setiap 100 ribu tahun. Orbit ini menjadi lebih baik atau lebih lonjong pada interval waktu itu.

Bentuk orbit yang dikenal sebagai eksentritas. Satu aspek yang terkait adalah siklus 41 ribu tahun di kemiringan sumbu bumi. Glasiasi Bumi juga terjadi setiap 100 ribu tahun.

Lesiecki menemukan waktu perubahan iklim dan eksentrisitas terjadi bersama-sama. »Hubungan yang jelas antara waktu perubahan di orbit dan mengubah iklim bumi merupakan bukti kuat hubungan antara keduanya,” Lisiecki menyimpulkan. »Hal ini tidak mungkin bahwa peristiwa-peristiwa ini tak akan terkait satu dengan lainnya.”

Selain menemukan hubungan antara perubahan dalam bentuk orbit dan awal glasiasi, Lisiecki menemukan korelasi mengejutkan. Dia menemukan siklus glasial terbesar terjadi selama perubahan terlemah di eksentrisitas orbit bumi dan sebaliknya.

Dia menemukan perubahan kuat orbit bumi berhubungan dengan perubahan iklim lemah. »Ini mungkin berarti iklim bumi memiliki ketidakstabilan internal di samping sensitivitas terhadap perubahan dalam lintasan,” kata Lisiecki.

Dia menyimpulkan pola perubahan iklim selama satu juta tahun terakhir mungkin melibatkan interaksi rumit antara bagian-bagian berbeda dari sistem iklim, serta tiga sistem orbital berebda, yakni eksentrisitas obrit, kemiringan, dan presesi atau perubahan orientasi sumbu.

Senin, 05 April 2010

Apakah Warnet Akan Senasib dengan Wartel?

artikel bagus dari kompas

KOMPAS.com — Saya hanya mencoba untuk membandingkan keadaan yang sama terhadap dua benda yang kini menjadi kebutuhan hidup kita. Handphone dan laptop.

Dahulu, perkembangan warung telepon sangatlah menggembirakan. Tetangga saya ketika 1993 mampu membeli sebuah mobil keluarga. Bahkan, dalam hitungan lima bulan pada awal dia membuka wartel (warung telekomunikasi) sudah balik modal. Dan, tetangga saya pernah berkisah, dalam satu hari antrean dari pagi hingga sore tidak pernah sepi. Bahkan, dia harus buka lebih pagi dan tutup lebih malam untuk memberikan layanan kepada pengguna wartel kala itu.

Tapi sekarang, dia sudah tidak lagi memiliki wartel dan sudah dibongkar karena minimnya minat masyarakat di sekitar. Dia pernah berujar kepada saya, "Sekarang Mas, sudah tidak seramai dulu. Kalo dulu ramai setiap hari. Sekarang, satu orang sehari saja sudah bersyukur. Makanya saya tutup saja wartel di depan rumah saya."

Ini juga mulai merambah saudara seteknologi yang lain. Komputer jinjing atau lebih familier di telinga kita, laptop. Medio 2000-an hingga sekarang warnet (warung internet) mulai menjamur di setiap daerah. Bahkan, di sepanjang jalan, bisa terdapat 3 sampai 4 warnet. Di daerah-daerah terpencil pun sudah mulai dirambah. Bahkan, persaingan harga dan kecepatan akses internet menjadi dagangan ampuh para pemilik warnet.

Kini, mereka harus bersiap kehilangan pasarnya. Perkembangan teknologi wireless sungguh sangat cepat. Dimulai dengan akses dengan kabel, kini semakin mudah dengan akses tanpa kabel atau cukup dengan modal wireless yang ada di laptop kita. Maka, pilihan-pilihan tempat untuk mengakses internet semakin banyak. Bukan dominasi warnet lagi. Bahkan, ruang-ruang publik, seperti bandara, stasiun, kafe, dan tempat perbelanjaan sudah menyediakan akses internet atau hotspot.

Ini juga dibarengi dengan pertumbuhan modem (alat semacam untuk mengakses internet menggunakan kartu provider, baik prabayar maupun pascabayar) yang semakin beragam. Bahkan, banyak sekali penawaran paket akses internet yang dilakukan oleh provider-provider telekomunikasi untuk mempermudah masyarakat.

Maka, masyarakat yang membutuhkan akses internet tidak perlu lagi ke warnet karena sudah cukup banyak cara untuk mengakses internet, baik dengan HP maupun dengan laptop sendiri, dengan mencari wireless yang tersebar di ruang-ruang publik atau cukup menggunakan modem untuk mengakses internet.

Inilah perkembangan teknologi sekarang yang cukup cepat dan memudahkan masyarakat. Maka, kita perlu terus melakukan inovasi agar warnet (warung internet) tidak hilang tergerus zaman teknologi, seperti wartel dan telepon umum yang mulai hilang.

Mari kita cerdaskan masyarakat dengan informasi dan teknologi yang bermanfaat dan memberikan wawasan yang luas.

Salam.

Sumber: Kompasiana

Ilmuwan Google Jalankan Quake pakai HTML5

Ilmuwan Google Jalankan Quake pakai HTML5
detikcom - Sabtu, 3 April

Ilmuwan Google Jalankan Quake pakai HTML5
Perkembangan HTML5, standar halaman web generasi berikutnya, terus didorong oleh Google. Ilmuwan Google pun berhasil menggunakannya untuk menjalankan game Quake.

Seperti dikutip detikINET dari blog resmi Google Web Toolkit, Sabtu (3/4/2010), game tiga dimensi legendaris Quake berhasil dijalankan para peneliti Google dengan HTML5 saja.

Ya, game yang pada jamannya butuh sumber daya komputer cukup 'berat' itu kini bisa berjalan di browser internet. Dengan memanfaatkan HTML5, Quake bahkan berjalan tanpa plug in seperti Adobe Flash.

"Kami benar-benar terkejut saat melihat game itu mampu menembus 30 frame per second di laptop kami," tulis Chris Ramsdale dari tim Google Web Toolkit.

Quake yang digunakan adalah Quake II. Para peneliti di Google mengembangkannya dari Jake2, port Quake II ke Java, kemudian memanfaatkan Google Web Toolkit dan sejumlah teknologi lainnya.

Meski masih produk laboratorium, suksesnya eksperiman yang dilakukan ini menunjukkan potensi HTML5 yang cukup menarik. Selain untuk game, browser HTML5 pun akan bisa memutar video tanpa butuh plug in.

Untuk membuktikannya, para peneliti telah menampilkan sebuah video di YouTube. Selain itu, mereka juga berbagi kode di balik eksperimen itu.

tentang saya

Foto saya
Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika