Kamis, 04 Februari 2010

"Internet" Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

OSLO, KOMPAS.com — Setiap tahun, panitia Nobel menerima usulan nominasi penerima penghargaan Nobel sesuai bidang masing-masing. Selama ini, penerima hadiah Nobel tidak hanya seseorang atau kelompok orang, tetapi juga suatu lembaga.

Bahkan, tahun ini, internet sebagai sebuah teknologi pun dinominasikan untuk Nobel Perdamaian. Seperti dilansir majalah Wired terbitan Italia, usulan tersebut diajukan oleh Shirin Ebadi, penerima Nobel Perdamaian tahun 2003. Internet dianggap pantas mendapatkan Nobel karena sukses mempromosikan dialog dan demokrasi.

Saat ini, internet memang tengah mendapat sorotan dunia sejak Google menyatakan diri menghentikan sensor layanannya di China. Hal tersebut menyebabkan sedikit ketegangan hubungan antara China dan AS.

Internet harus bersaing dengan sejumlah nomine lainnya, antara lain dengan Liu Xiaobao, aktivis HAM yang belum lama dipenjara Pemerintah China yang diusulkan Kwame Anthony Appiah, profesor filsafat dari Universitas Princeton, AS. Pesaing lainnya adalah Svetlana Ganushkina, aktivis Rusia, dan organisasinya Memorial, yang diusulkan politikus Norwegia, Erna Solberg.

Nomine-nomine tersebut muncul pada hari terakhir pendaftaran nomine Nobel 2010 yang berakhir pada Selasa (2/2/2010). Selama sekitar 50 tahun, proses pemilihan nomine hadiah Nobel terjaga kerahasiaannya sehingga wajar sering muncul kejutan saat diumumkan. Namun, para nominator atau pengusul bebas mengatakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tentang saya

Foto saya
Blog ini telah bertransformasi dan fokus pada tulisan di bidang TIK, info akademik, pembahasan soal-soal dari matakuliah informatika